27 Sep

Menjadi Tahanan, Saipul Jamil Kehabisan Properti dan Jadi Pengangguran

saipul jamil

Kasus yang menimpa Saipul Jamil benar-benar membuat dirinya terpuruk. Semenjak ia dijerat kasus pencabulan, kiri dirinya sudah kehilangan kebebasan lantaran harus menjadi seorang tahanan. Ia tidak bisa bebas untuk bekerja dan menjadi pengangguran semenjak ia masuk penjara.

mobil mewah saipul jamil

Artis yang biasa disapa Bang Ipul kini hidupnya terpuruk, terlihat saat mobil mewahnya disita dan rumah beserta tanahnya dijual demi memenuhi kebutuhan. Baru-baru ini, Bang Ipul menceritakan keterpurukannya. Saat diwawancarai di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, ia mengaku kalau mengalami kerugian waktu, pendapatan, dan bahan.

Pedangdut berusia 35 tahun ini mengungkapkan kalau simpanannya semakin menipis, ia hanya bisa pasrah menerima cobaan ini. Tabungannya semakin menipis seiap hari untuk makan.

Tidak hanya sampai disitu penderitaannya. Kasus dugaan pelecehan yang mencatut namanya ini membuat Bang Ipul harus dijerat hukuman 7 tahun penjara dan harus membayar denda Rp. 100 juta. Tuntutan hukuman yang diterima Saipul jauh lebih ringan jika mengacu pada Undang-undang Perlindungan Anak pasal 82 yang menuntut hukuman 15 tahun penjara. Saipul mendapatkan hukuman ringan karena dinilai bersikap kooperatif dan sopan selama dalam tahanan.

Kronologi kasus pencabulan Saipul Jamil

saipul jamil di penjara

Berbicara tentang kasus pencabulan Saipul Jamil, ia dilaporkan oleh korbannya yang berinisial DS dan sekarang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kapolsek Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Untuk kronologisnya, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Ari Chahya Nugroho menjelaskan awal perkenalan Saipul dengan DS. Menurut Ari, tersangka dan korban berkenalan di sebuah acara stasiun televissi swasta pada 31 Januari 2016 lalu.

Saat itu, Saipul Jamil menanyakan kepada DS dimana ia tinggal. Saat DS bilang ia tinggal di Jakarta Utara, Bang Ipul pun menawarkan DS untuk diantar pulang. Akhirnya DS diantar pulang dan saat sampai di rumah, ia diberi uang Rp. 50 ribu.

Pada pertemuan kedua, Saipul dan DS berjumpa tanpa sengaja. Saat itu Saipul meminta DS untuk berkunjung ke rumahnya dan meminta bantuan hingga larut malam, DS diminta bantuan untuk memijat Saipul.

Bermula dari meminta tolong itu, Saipul Jamil akhirnya melancarkan aksinya dan meminta agar DS mau melakukan tindakan seksual. Saipul meminta sampai dua kali, tetapi DS tidak berkenan.

Nah, saat DS sedang tertidur sekitar pukul 04.00 WIB, Saipul melakukan prilaku yang tidak senonoh itu. Karena merasa tidak terima sudah dilecehkan, DS langsung melaporkan pristiwa tersebut ke pihak kepolisian bersama orangtuanya.

Setelah subuh, Saipul langsung diciduk oleh kepolisian tanpa melakukan perlawanan. Menurut Ari, tim penyidik terus mengembangkan keterangan dari saksi dalam kasus ini dan mengungkapkan adanya kemungkinan korban lain.

Atas perbuatan yang dilakukannya, Saipul Jamil terjerat kasus pidana melanggar Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. Namun, Saipul hanya dijerat hukuman 7 tahun penjara saja.